JAKARTA - Arus mudik kereta api mulai bergerak seiring dibukanya pemesanan tiket secara bertahap.
Ketersediaan kursi pada periode awal Lebaran masih relatif longgar sehingga memberi ruang bagi masyarakat merencanakan perjalanan lebih tenang. Skema pemesanan H-45 dirancang untuk meratakan antrean dan menjaga kelancaran layanan.
Skema Pemesanan Bertahap
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menginformasikan bahwa pemesanan tiket kereta api Reguler Angkutan Lebaran 2026 dilakukan secara bertahap, mulai H-45 sebelum jadwal keberangkatan.
Hingga Rabu 5 Februari 2025, pemesanan tiket telah dibuka untuk keberangkatan Minggu, 22 Maret 2026 atau H2 Lebaran. Pola ini ditujukan agar calon penumpang memiliki waktu lebih panjang untuk mengatur rencana perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa hingga saat ini ketersediaan tiket kereta api jarak jauh reguler pada periode Lebaran masih cukup banyak. Ketersediaan tersebut terutama terlihat untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Kondisi ini memberi peluang bagi masyarakat yang belum menentukan jadwal mudik.
Kapasitas Awal Masih Tersedia
Ia menjelaskan bahwa ketersediaan tiket masih relatif longgar pada awal masa mudik. Pada 11–15 Maret 2026, rata-rata masih tersedia sekitar 10 ribu tempat duduk per hari. Selanjutnya, pada periode 16–20 Maret 2026, ketersediaan berkisar antara 700 hingga 1.000 tempat duduk per hari.
Sementara itu, khusus H2 Lebaran (22 Maret 2026), masih tersedia sekitar 14 ribu tempat duduk. Angka tersebut menunjukkan kapasitas yang cukup untuk mengakomodasi lonjakan penumpang di hari populer. Ketersediaan ini membantu calon penumpang memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel.
Tujuan Favorit Masih Longgar
Untuk tujuan perjalanan, Franoto menyebutkan bahwa selama periode 11–15 Maret 2026, ketersediaan tempat duduk dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju sejumlah kota besar masih cukup banyak.
Tujuan Semarang sekitar 18 ribu tempat duduk dan Yogyakarta atau Solo sekitar 15 ribu tempat duduk. Surabaya sekitar 15 ribu tempat duduk dan Bandung, Garut, serta Banjar sekitar 11 ribu tempat duduk.
Selain itu, tujuan Madiun dan Blitar sekitar 5 ribu tempat duduk serta Purwokerto dan Cilacap sekitar 2 ribu tempat duduk. Rincian ini memberi gambaran bahwa rute favorit belum sepenuhnya padat. Calon penumpang masih memiliki peluang besar memperoleh tiket sesuai tujuan.
Rincian Sisa Kursi Harian
Secara lebih rinci, untuk Selasa, 11 Maret 2026, sisa tempat duduk tersedia menuju Yogyakarta atau Solo sebanyak 6.744, Semarang 5.742, Surabaya 4.802, Madiun–Blitar 3.225, Bandung–Garut 2.859, serta Purwokerto–Cilacap 524. Pada Rabu, 12 Maret 2026.K
etersediaan tersisa menuju Semarang 4.013, Surabaya 3.454, Yogyakarta atau Solo 3.353, Bandung atau Garut 2.401, Madiun atau Blitar 1.234, dan Purwokerto atau Cilacap 408.
Sementara itu, Kamis, 13 Maret 2026, sisa tempat duduk yang masih dapat dipesan antara lain menuju Semarang 2.739, Surabaya 2.364, Bandung–Garut 2.039, Yogyakarta atau Solo 2.025, Madiun–Blitar 400, serta Purwokerto–Cilacap 78. Pada Jumat, 14 Maret 2026.
Ketersediaan masih tersedia menuju Semarang 2.804, Surabaya 2.179, Bandung atau Garut 2.006, Yogyakarta atau Solo 1.632, Madiun atau Blitar 445, dan Purwokerto atau Cilacap 127.
Pada Sabtu, 15 Maret 2026, sisa tempat duduk masih tersedia menuju Semarang 2.764, Surabaya 2.472, Yogyakarta atau Solo 1.871, Bandung atau Garut 1.989, Madiun atau Blitar 495, serta Purwokerto atau Cilacap 171.
Pola ketersediaan ini menunjukkan pergeseran permintaan yang meningkat menjelang puncak mudik. Data tersebut membantu calon penumpang memilih tanggal dengan peluang kursi lebih besar.
Total Penjualan dan Imbauan
Hingga saat ini, total pemesanan tiket kereta api jarak jauh reguler untuk periode keberangkatan 11–22 Maret 2026 tercatat mencapai sekitar 247 ribu tiket. Dari jumlah tersebut, sekitar 101 ribu tiket terjual dari Stasiun Pasar Senen dan 68 ribu tiket dari Stasiun Gambir. Sisanya, sekitar 77 ribu tiket, berasal dari stasiun lain seperti Bekasi, Jatinegara, Karawang, dan Cikampek.
Franoto menambahkan bahwa pemesanan tiket H+1 Lebaran juga sudah dapat dilakukan. “Mulai Kamis, 6 Februari 2026 pukul 00.00 WIB, pemesanan tiket sudah dapat dilakukan untuk keberangkatan Senin, 23 Maret 2026 atau H+1 Lebaran,” jelasnya.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak dini dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI serta mitra resmi agar mudik dan balik Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar.