JAKARTA - Libur panjang setelah Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili telah berakhir, namun masyarakat tak perlu menunggu lama untuk menikmati waktu istirahat berikutnya.
Pada Maret 2026, kombinasi libur nasional dan cuti bersama membuka peluang bagi pekerja untuk menikmati long weekend, baik untuk mudik, liburan keluarga, maupun sekadar rehat dari rutinitas.
Kalangan pekerja baru saja merasakan libur panjang Imlek pada Senin-Selasa, 16–17 Februari 2026. Bila digabung dengan akhir pekan sebelumnya, libur berlangsung sejak Sabtu, 14 Februari 2026. Momentum ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mulai merencanakan libur panjang berikutnya dengan lebih matang.
Rangkaian Libur Panjang Maret 2026
Bulan Maret 2026 menawarkan rangkaian libur panjang yang cukup menarik. Dua momen utama yang menjadi fokus adalah Hari Suci Nyepi dan libur Lebaran 1447 H. Dengan kombinasi tanggal merah dan cuti bersama, masyarakat bisa menikmati libur hingga tujuh hari berturut-turut, dari Rabu, 18 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri, berikut rincian tanggal merah dan cuti bersama Maret 2026:
Rabu, 18 Maret 2026 – Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
Kamis, 19 Maret 2026 – Libur Nasional Hari Suci Nyepi
Jumat, 20 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
Sabtu, 21 Maret 2026 – Libur Nasional Idul Fitri 1447 H
Minggu, 22 Maret 2026 – Libur Nasional Idul Fitri 1447 H
Senin, 23 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri
Selasa, 24 Maret 2026 – Cuti Bersama Idul Fitri
Susunan ini memungkinkan masyarakat untuk mengoptimalkan libur panjang, baik untuk perjalanan mudik, rekreasi, maupun kegiatan pribadi lainnya.
Kebijakan Work From Anywhere (WFA) Lebaran 2026
Pemerintah juga menyiapkan kebijakan fleksibel untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) selama periode libur Lebaran 2026 melalui Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 2 Tahun 2026. ASN diperbolehkan menjalankan tugas secara fleksibel selama lima hari kerja, yakni:
16–17 Maret 2026 – Dua hari sebelum Hari Suci Nyepi
25–27 Maret 2026 – Tiga hari setelah Idul Fitri
Kebijakan WFA Lebaran 2026 ini ditujukan untuk memudahkan kelancaran arus mudik sekaligus menjaga produktivitas pelayanan publik. Pemerintah juga mendorong perusahaan swasta untuk menyesuaikan jadwal WFA bagi karyawan, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional masing-masing perusahaan.
Daftar Libur Nasional Sepanjang 2026
Selain libur panjang Maret, masyarakat bisa merencanakan agenda libur nasional lainnya sepanjang tahun 2026. Berikut beberapa tanggal penting:
1 Januari – Tahun Baru Masehi
16 Januari – Isra Mikraj
17 Februari – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
19 Maret – Hari Suci Nyepi
21–22 Maret – Idul Fitri 1447 H
3 April – Wafat Yesus Kristus
5 April – Paskah
1 Mei – Hari Buruh Internasional
14 Mei – Kenaikan Yesus Kristus
27 Mei – Idul Adha 1447 H
31 Mei – Hari Raya Waisak
1 Juni – Hari Lahir Pancasila
16 Juni – Tahun Baru Islam 1448 H
17 Agustus – Hari Kemerdekaan RI
25 Agustus – Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Desember – Hari Raya Natal
Mengetahui kalender libur nasional sejak awal mempermudah masyarakat merencanakan cuti kerja, liburan, atau perjalanan mudik, sehingga tidak terjadi bentrok dengan jadwal kerja.
Cuti Bersama yang Ditetapkan Pemerintah
Berikut daftar cuti bersama resmi tahun 2026:
16 Februari – Imlek
18 Maret – Nyepi
20, 23, 24 Maret – Idul Fitri
15 Mei – Kenaikan Yesus Kristus
28 Mei – Idul Adha
24 Desember – Natal
Dengan jadwal cuti bersama yang telah ditetapkan ini, masyarakat dapat mengatur perencanaan perjalanan dan aktivitas liburan lebih efisien. Perencanaan sejak dini juga membantu menghindari lonjakan harga tiket dan memastikan momen kebersamaan dengan keluarga tetap nyaman.
Manfaat Merencanakan Libur Panjang Sejak Dini
Memanfaatkan informasi kalender libur nasional dan cuti bersama 2026 memungkinkan masyarakat untuk memaksimalkan waktu istirahat dan kegiatan pribadi. Libur panjang Maret 2026, khususnya, bisa menjadi kesempatan emas untuk mudik, liburan keluarga, maupun sekadar menikmati waktu luang tanpa terganggu rutinitas pekerjaan.
Selain itu, perencanaan yang matang dapat membantu masyarakat memesan tiket transportasi lebih awal, memilih akomodasi yang tepat, dan memastikan perjalanan serta liburan berjalan lancar. Dengan strategi ini, momen libur panjang tidak hanya menjadi waktu rehat, tetapi juga kesempatan produktif untuk menjaga kebersamaan keluarga dan merencanakan aktivitas bermanfaat.