KALIMANTAN TIMUR — Persaingan pasar ponsel kelas menengah dan entry-level di Indonesia kian ketat. Tecno menjawabnya dengan merombak jajarannya sepanjang paruh pertama 2026, menawarkan opsi dengan spesifikasi yang agresif di setiap rentang harga. Dari segmen paling terjangkau hingga lini tertinggi, Tecno mencoba menutup celah kebutuhan pengguna yang selama ini belum terlayani.
Lini Entry-Level: Baterai Jumbo untuk Pemakaian Harian
Untuk pengguna dengan anggaran terbatas, Tecno menyiapkan seri Spark sebagai andalan. Ponsel ini ditujukan bagi mereka yang prioritas utamanya adalah daya tahan baterai dan kebutuhan komunikasi dasar tanpa kompromi pada ukuran layar.
Tecno Spark 50 4G hadir sebagai opsi menarik di kelas terjangkau. Perangkat ini mengusung layar IPS LCD 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz, memastikan tampilan tetap mulus saat berselancar di media sosial atau menonton video.
Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Helio G81. Tecno menawarkan dua varian memori: RAM 4 GB dan 6 GB, masing-masing dengan penyimpanan 128 GB dan 256 GB. Kamera utamanya 50 MP, namun yang paling menonjol adalah baterainya yang mencapai 7.000 mAh dengan dukungan fast charging 18 watt.
Kelas Performa: Pova 8 Pro 5G dengan Sertifikasi IP69K
Naik satu level, Tecno Pova 8 Pro 5G menyasar pengguna yang membutuhkan performa lebih dan desain premium. Ponsel ini hadir dengan bodi tipis dan sertifikasi IP69K, sebuah nilai jual yang jarang ditemukan di kelas harganya.
Layarnya menggunakan panel Hyper AMOLED 6,78 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 144 Hz. Untuk urusan performa, Tecno menyematkan chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G.
Pembeli bisa memilih konfigurasi RAM 8 GB atau 12 GB, dengan penyimpanan internal hingga 512 GB. Sektor kameranya mengandalkan sensor utama Sony 50 MP dengan optical image stabilization (OIS) dan kamera ultrawide 8 MP. Baterainya berkapasitas 6.500 mAh dengan pengisian cepat 45 watt, cukup untuk menemani sesi gaming yang panjang.
Puncak Lini: Pova 7 Ultra dan Layar 2.000 Nits
Di posisi tertinggi, Tecno Pova 7 Ultra hadir sebagai perangkat paling bertenaga. Ponsel ini membawa layar AMOLED 1,5K dengan refresh rate 144 Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 2.000 nits, membuatnya tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari terik.
Performa ditopang chipset MediaTek Dimensity 8350 yang dipadukan dengan RAM hingga 12 GB dan memori internal 256 GB. Kombinasi ini dirancang untuk menangani game berat dan multitasking tanpa hambatan.
Kamera utama 50 MP dengan OIS kembali menjadi andalan, ditemani lensa ultrawide 8 MP. Baterainya menjadi yang terbesar di jajaran ini, yakni 7.000 mAh, dan didukung pengisian cepat 90 watt yang mampu mengisi daya dengan signifikan dalam waktu singkat.
Posisi Pasar dan Target Pengguna
Strategi Tecno pada 2026 terlihat jelas: menawarkan spesifikasi tinggi di setiap segmen. Seri Spark Go 3 dan Spark 50 4G jelas ditujukan untuk pengguna pertama kali atau mereka yang beralih dari ponsel fitur. Baterai besar menjadi daya tarik utama untuk pemakaian seharian.
Sementara itu, lini Pova mengincar pengguna muda yang gemar bermain game. Kehadiran layar 144 Hz dan chipset kelas menengah atas pada Pova 8 Pro 5G serta Pova 7 Ultra menunjukkan keseriusan Tecno bersaing dengan brand lain di kelas performa.
Dengan rentang pilihan yang luas ini, konsumen bisa memilah perangkat sesuai kebutuhan spesifik. Untuk sekadar aktivitas harian dan media sosial, seri Spark sudah lebih dari cukup. Namun, bagi pengguna yang menjadikan ponsel sebagai perangkat utama untuk gaming dan fotografi, seri Pova adalah pilihan yang lebih rasional.